Pages

Sabtu, 20 Desember 2008

Jumat, 21 November 2008

sejarah perguruan tinggi raharja

Pada saat ini perguruan tinggi Raharja terdiri dari dua institusi pendidikan antara lain AMIK Raharja Informatika dan STMIK Raharja। Adapun Sejara
Presiden DirekturPerguruan Tinggi Raharja Ir. Untung Rahardja, M.T.I
DirekturPerguruan Tinggi RaharjaDrs. PO Abas Sunarya, M.Sih berdirinya Perguruan Tinggi Raharja diawali oleh sebuah lembaga kursus komputer, yang diresmikan pada tanggal 03 Januari 1994 dengan nama Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Komputer (LPPK) Raharja oleh Walikota Tangerang, Drs. Djakaria Machmud. Pada waktu itu, lembaga inilah yang mempelopori penggunaan operating system Windows dan aplikasinya di wilayah Tangerang dan sekitarnya, hal tersebut mendapat respon positif dan jumlah peminatnya pun meningkat pesat seiring dengan kerjasama yang dilakukan oleh lembaga ini dengan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas yang ada di Tangerang.
Visi_dan_Misi

Visi >>> Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer (STMIK) Raharja berorientasi ke depan yang lebih baik dan sudah cukup realitas untuk dapat dicapai serta konsisten dengan perkembangan sejarah, budaya dan nilai-nilai pendidikan tinggi. Perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan telah membawa perubahan dalam paradigma perguruan tinggi. Sejalan dengan perkembangan Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer (STMIK) Raharja selama lebih kurang 5 (lima) tahun, dan melihat peluang dan tantangan institusional pada masa yang akan datang visi Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer (STMIK) Raharja; "Menuju Perguruan Tinggi unggulan pada tahun 2010 yang menghasilkan lulusan kompeten di bidang Sistem Informasi, Teknik Informatika dan Sistem Komputer serta memiliki daya saing yang tinggi dalam era globalisasi" . Misi >>>
Menyelenggarakan pendidikan komputer (Sistem Informasi, Teknik Informatika dan Sistem Komputer) yang menghasilkan lulusan bermoral, terampil, dan kreatif serta memiliki daya saing tinggi di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi informasi.
Menyelenggarakan program-program penelitian dan pengembangan guna menghasilkan keterkaitan dan relevansi seluruh kegiatan akademis dengan kebutuhan pembangunan sosial-ekonomi dan industri Indonesia, serta mengantisipasi semakin maraknya globalisasi kehidupan masyarakat.
Melaksanakan dan mengembangkan program-program pengabdian kepada masyarakat melalui inovasi dibidang ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa Indonesia, khususnya ilmu pengetahuan dan teknologi informasi.


Pada tanggal 24 Maret 1999, karena banyaknya peminat dan pesatnya pertumbuhan, berkembang menjadi Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Raharja Informatika. Diresmikan melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 56/D/O/1999, dengan menyelenggarakan jurusan Manajemen Informatika.
Pada Tahun 2000, AMIK Raharja Informatika menambah jurusan Teknik Informatika (TI) dan Komputerisasi Akuntansi (KA). Pada tanggal 02 Februari 2000 berdasarkan Surat Keputusan Koordinator Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta Wilayah IV Nomor : 3024/004/KL/1999, AMIK Raharja Informatika secara resmi menyelenggarakan program Diploma I (DI) dengan memberikan gelar Ahli Pratama, Program Diploma II (DII) dengan memberikan gelar Ahli Muda dan Diploma III (DIII) dengan memberikan gelar Ahli Madya, kepada lulusannya.
Kepercayaan dan dorongan dari berbagai pihak kepada Yayasan Nirwana Nusantara, sebagai penyelenggara pendidikan untuk segera meningkatkan status dan mutu prestasi kualitas lulusannya. Hingga terwujudlah Sekolah Tinggi Manajemen & Ilmu Komputer (STMIK) Raharja, melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor: 74/D/O/2001, tanggal 13 Juli 2001. STMIK Raharja menjadi perguruan tinggi komputer yang memiliki program studi terlengkap di propinsi Banten, dan telah diakui pengalamannya dalam menyelenggarakan sistem pendidikan teknologi informasi dan komputer. Perkembangannya pun tidak berhenti sampai disini, AMIK Raharja Informatika mendapatkan status akreditasi-B untuk jurusan Manajemen Informatika berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT) Nomor: 003/BAN-PT/AK-1/DPL/III/IV/2002 pada tanggal 05 April 2002.

Kamis, 13 November 2008

sport
















1. Ranieri: Del Piero & Baggio berbeda
(Bola Italia/Serie A)
Pelatih Juventus Claudio Ranieri menolak pernyataan yang menyebut Alessandro Del Piero mirip dengan legenda Italia Roberto Baggio. Ia sama sekali tidak suka jika ada yang membanding-bandingkan pemain hebat. ... 2. Juventus lebih suka Milan ketimbang Inter
(Bola Italia/Serie A)
Presiden Juventus, Giovanni Cobolli Giglli memngatakan, timnya sangat ingin mengalahkan AC Milan maupun Inter Milan. Namun, terutama, Juventus akan sangat bernafsu mengalahkan Inter Milan, karena memang ... 3. Buffon harap anaknya jadi fan Juventus
(Bola Italia/Serie A)
Kiper Juventus yang kini masih dalam proses penyembuhan cedera, Gianluigi Buffon, sangat antusias menceritakan anaknya, Louis Thomas. Menurutnya, putra hasil perkawinan dengan Alena itu punya bakat sebagai ... 4. Madrid ultimatum Schuster
(Bola Spanyol/La Liga)
... namun, mari kita lihat," ungkap Schuster. Memang, akhir-akhir ini kinerja Schuster menjadi sorotan, apalagi setelah Madrid kalah dari Juventus di pentas Liga Champions. Raksasa Spanyol ini selalu kalah ... 5. Rubinho sudah pelajari aksi Del Piero
(Bola Italia/Serie A)
Menjelang pertemuan dengan Juventus, penjaga gawang Genoa, Rubinho mengaku sudah mempelajari cara bermain penyerang andalan I Bianconeri Alessandro Del Piero. Wajar bila Rubinho memberikan perhatian lebih ... 6. Del Piero impikan Ballon d'Or
(Bola Italia/Serie A)
Kapten Juventus, Alessandro Del Piero mengaku masih memimpikan dapat Balllon d'Or, penghargaan untuk Pemain Terbaik Eropa. Meski umurnya kini sudah 34 tahun, dia yakin masih bisa menunjukkan permainan ... 7. Moggi dan anak dituntut penjara enam tahun
(Bola Italia/Serie A)
Mantan pemimpin Juventus, Luciano Moggi bersama putranya dituntut jaksa hukuman penjara selama enam tahun. Tuntutan itu disampaikan atas aktivitas ilegalnya dalam transfer pemain sepakbola lewat agen GEA ... 8. Sissoko lolos dari hukuman
(Bola Italia/Serie A)
Gelandang jangkar Juventus Mohamed Sissoko dapat bernafas lega karena ia terbebas dari hukuman akibat menendang palang pintu Chievo Verona, Mario Yepes. Pada akhir pekan lalu Juventus kembali melanjutkan ... 9. Rijkaard calon pengganti Schuster?
(Bola Spanyol/La Liga)
... Frank Rijkaard. Madrid memang tampil buruk dalam beberapa pertandingan. Setelah dikalahkan Juventus dua kali di Liga Champions, Sabtu (8/11) Madrid menang susah-payah 4-3 lawan tim kecil Malaga. Jika penampilan ... 10. Buffon: Juventus hebat tanpa saya
(Bola Italia/Serie A)
Sudah cukup lama Juventus kehilangan penjaga gawang nomor satunya, Gianluigi Buffon, yang dibekap cedera punggung. Meskipun begitu, Juventus yang sempat dalam krisis justru mulai kembali ke permainan terbaiknya. ... 11. Del Piero: Aku kembali muda
(Bola Italia/Serie A)
... lagi dan bukannya tujuh atau delapan tahun lagi seperti diriku sekarang ini," kata kapten Juventus tersebut. Ungkapan Del Piero ini memperlihatkan semangat yang tak pernah padam. Jika orang lain menganggap ... 12. Del Piero rayakan ultah, Juve menang 2 - 0
(Bola Italia/Serie A)
Tak percuma Alessandro Del Piero merencanakan ulang tahunnya yang ke-34 di kandang Chievo Verona. Dia merayakannya dengan sebuah gol pada menit ke-40, sekaligus membantu kemenangan Juventus 2-0. Berkat ... 13. Seorang diri Higuain selamatkan Madrid
(Bola Spanyol/La Liga)
Stadion Santiago Bernabeu menjadi momok bagi Real Madrid setelah kalah 0-2 dari Juventus di Liga Champions. Menjamu Malaga dalam lanjutan La Liga, Madrid tampil tertekan. Apalagi, lawan bermain keranjingan, ... 14. Dunga: Ronaldinho tak tergantikan
(Internasional/Amerika Latin)
... Jika Ronaldinho masih mendapatkan tempat, Dunga justru tak mau memberikan jaminan untuk Amauri. Penampilan apik Amauri bersama Juventus tidak akan membuat hati Dunga mencair. Mantan striker Palermo ini ... 15. Zola: Del Piero sudah hebat tanpa gol Madrid
(Bola Italia/Serie A)
Tidak ada yang menyangkal kehebatan Alessandro Del Piero bersama Juventus. Bukannya makin loyo, striker senior ini justru semakin matang. Gianfranco Zola pun memberikan apresiasi besar untuk Alex. "Saya ... 16. Joaquin bantah ketertarikan Juventus
(Bola Spanyol/La Liga)
Gelandang Valencia, Joaquin Sanchez mengatakan, dia tak tahu sama sekali tentang isu bahwa Juventus ingin membelinya. Dia juga mengaku belum pernah mendapat tawaran dari klub mana pun. "Aku tahu tahu apa ... 17. Tiago menyesal gabung Juventus
(Bola Italia/Serie A)
Sejak bergabung dengan Juventus tahun lalu, Tiago Mendes baru merasakan betapa sulitnya persaingan di Italia. Terus-menerus ia kesulitan menemukan kunci untuk membuka pintu menjadi pemain utama tim. Pelatih ... 18. Juventus tertarik Joaquin?
(Bola Italia/Serie A)
Jelang bursa transfer jilid II, Januari 2009, Juventus mulai aktif memburu pemain. Klub asal kota Turin itu dikabarkan tengah melakukan penjajakan terhadap Ivan Rakitic dan Joaquin Sanchez. Perjalanan ... 19. Trezeguet segera dilepas Juve?
(Bola Italia/Serie A)
Penyerang Juventus David Trezeguet dikabarkan menjadi incaran jawara Ligue 1 Olympique Lyon yang memproyeksikannya sebagai pengganti Karim Benzema, yang santer dikabarkan bakal hengkang. Benzema beberapa ... 20. Chiellini: Juve harus terus menang
(Bola Italia/Serie A)
Juventus telah menemukan permainan terbaiknya

Jumat, 07 November 2008

Obama dan Bunga Mawar di Istanaa Merdek

barrack obama
Rabu, 5 November 2008 15:31 WIB
PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono terlihat sumringah di depan sorot lampu kamera dan podium Garuda di Ruang Credential Istana Merdeka. Pipinya menyala terpapar lampu kamera. Terpilihnya Barack Obama dalam Pemilu Presiden AS mengalahkan McCain membuat kegembiraan itu muncul.
Persiapan sejak pagi untuk jumpa pers pun telah dilakukan dengan sempurna. Aparat Biro Pers Istana Kepresidenan dikumpulkan. Teleprompter yang lama tidak dipakai dikeluarkan dari gudang oleh empat orang petugas.
Presiden SBY menyampaikan jumpa persnya dalam dua bahasa, Indonesia pertama-tama dan Inggris menyusulinya. Telepromter difungsikan ketika Presiden membacakan ucapan selamat kepada Obama dalam bahasa Inggris. Rinci ucapan selamatnya sudah dimuat di mana-mana. Di Kompas.com misalnya. Intinya, Indonesia mengharapkan kerja sama yang lebih konstruktif dan adil.
Nah, di antara jeda waktu jumpa pers berbahasa Indonesia dan Inggris itu, banyak kejadian lucu yang menyegarkan. Presiden yang sangat peduli dengan hal-hal detail memperhatikan masalah kata demi kata yang ada di telepromter. Soal siapa yang jongkok di depannya dan soal rangkaian bunga di podium Garuda.
Soal rangkaian bunga yang akhirnya disingkirkan dari podium Garuda, Presiden lantas bernyanyi, ... Oh bunga mawar.... Nyanyian satu kalimat itu membuat semua wartawan tertawa. Presiden pun ikut tertawa dan berjanji akan lebih banyak bernyanyi jika krisis keuangan global telah berlalu. "Nanti saya akan banyak bernyanyi setelah krisis keuangan berlalu," ujarnya dengan riang gembira.

Shoutbox




ShoutMix chat widget

Manchester - Genderang perang menjelang pertemuan Manchester United melawan Inter Milan di Liga Champions terus ditabuh. Cristiano Ronaldo mengklaim, MU lebih baik ketimbang Inter.MU bakal dua kali menghadapi Inter di perempatfinal Liga Champions. Nerazzurri akan terlebih dahulu menjadi tuan rumah di Stadion Giuseppe Meazza, 24 Februari mendatang.Pertemuan dua klub ini sangat ditunggu-tunggu publik. MU dan Inter adalah juara Liga Inggris dan Italia yang kerap disebut-sebut sebagai yang terbaik di daratan Eropa. Pemain-pemain hebat pun mengisi dua klub raksasa itu.Beberapa waktu lalu, pelatih Inter Jose Mourinho lebih dahulu menyulut 'petasan' dengan menyebut penyerangnya, Zlatan Ibrahimovic, lebih baik ketimbang Ronaldo--gelandang sayap MU yang menjadi pemain terbaik Eropa dan dunia tahun ini.Tetapi sebagai pemenang Liga Inggris dan Liga Champions musim lalu, sekaligus menjadi pemain tersubur MU dengan 42 gol di seluruh arena, Ronaldo menyerang balik Mourinho."Saya menghormati pendapat semua orang. Tetapi piala-lah yang diperhitungkan, dan semua itu ada di rumah saya," seru Ronaldo kepada RaiSport seperti dikutip Goal."Inter adalah tim yang kuat, dengan beberapa pemain hebat. Namun kami lebih baik dibanding mereka dan saya sangat yakin bahwa kami bisa mengalahkan mereka. Menyingkirkan mereka akan membawa kami selangkah lebih dekat ke final," tegas pemain Portugal itu.( arp / arp )

Rabu, 05 November 2008

Kematian

Kematian pasti akan datang bagi semua manusia di bumi ini, tidak ada yang tidak mati pasti semuanya akan mati dimanapun kita berada dikalau sudah ajal kita pasti akan mati, maka ingatlah mati, sesunguhya dengan ditandai kematian seharusya kita harus ingsap dan bertaubat akan semua dosa yang telah kita lakukan

Sabtu, 01 November 2008

Perguruan tinggi raharja


hiiii semua salam kenal nama saya naimuddin. saya lahir di tanggerang, 10 juli 1988. sekarang umur saya २० tahun. dan kuliah di PERGURUAN TINGGI RAHARJA. institusi AMIK RAHARJA INFORMATIKA. saya mengambil jurusan teknik informatika konsentrasi artificial informatic. ngomong-ngomong soal raharja. mengapa saya memilih kampusnya. ternyata kampusnya menyenangkan banget. yang di kenal dengan KAMPUS UNGGULAN atau GREEN CAMPUS. saya tadinya enggak tahu yang namanya raharja. saya tahu dari sekolah sma yang disponsori sendiri oleh perguruan tinggi raharja. selain menyenangkan coz nyaman banget kuliah disini. selain demen banget yang namanya komputer coz saya juga ingin lebih memperdalam yang namanya ilmu komputer. kalau enggak ada raharja saya tidak tahu lagi harus kuliah dimana yang ada jurusan komputernya. sebenarnya banyak sih. tapi saya cuma di bolehin kuliah di tangerang dan enggak boleh kluar dari kota tangerang. seneng banget deh bisa jadi PRIBADI RAHARJA di sini. semoga dengan kuliah disini bisa membawa masa depan saya yang lebih baik lagi. dan menggapi cita-cita yang selama ini di inginkan.

Jumat, 31 Oktober 2008

mp3



Free Indo Flash Mp3 Player at musik-live.net

masjid

Masjid
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Artikel ini adalah bagian dari seriIslam

Rukun Islam
Syahadat · Shalat · PuasaZakat · Haji
Rukun Iman
Allah · Al-Qur'an · MalaikatNabi · Hari AkhirQada & Qadar
Tokoh Islam
Muhammad SAWNabi & Rasul · SahabatAhlul Bait
Kota Suci
Mekkah ·Madinah · YerusalemNajaf · Karbala · KufahKazimain · Mashhad ·Istanbul
Hari Raya
Hijrah · Idul Fitri · Idul Adha · Asyura·Ghadir Khum
Arsitektur
Masjid ·Menara ·MihrabKa'bahArsitektur Islam
Jabatan Fungsional
Khalifah ·Ulama ·MuadzinImam·Mullah·AyatullahMufti
Teks & Hukum
Al-Qur'an ·Hadist · SunnahFiqih · Fatwa · Syariat
Manhaj
Salafush Shalih
Mazhab
SunniHanafi ·HambaliMaliki ·Syafi'i
Syi'ahDua Belas ImamIsmailiyah·Zaidiyah
Lain-lainIbadi · KhawarijMurji'ah·Mu'taziliyah
Gerakan
Hizbullah·Hizbut TahrirIkhwanul Muslimin·TasawufWahhabismeJamaah Tabligh
Ormas Islam
Nahdlatul UlamaMuhammadiyahWahdah IslamiyahPersis·MUI·LDII
Lihat Pula
Portal Islam
Indeks mengenai Islam
lihatbicarasunting

Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh
Masjid atau mesjid adalah rumah tempat ibadah umat Muslim. Masjid artinya tempat sujud, dan mesjid berukuran kecil juga disebut musholla, langgar atau surau. Selain tempat ibadah masjid juga merupakan pusat kehidupan komunitas muslim. Kegiatan - kegiatan perayaan hari besar, diskusi, kajian agama, ceramah dan belajar Al Qur'an sering dilaksanakan di Masjid. Bahkan dalam sejarah Islam, masjid turut memegang peranan dalam aktivitas sosial kemasyarakatan hingga kemiliteran.
Daftar isi[sembunyikan]
1 Etimologi
2 Sejarah
2.1 Masjid pertama
2.2 Penyebaran masjid
2.3 Perubahan tempat ibadah menjadi masjid
3 Fungsi keagamaan
3.1 Ibadah
3.2 Kegiatan bulan Ramadhan
3.3 Amal
4 Fungsi sosial
4.1 Pusat kegiatan masyarakat
4.2 Pendidikan
4.3 Kegiatan dan pengumpulan dana
5 Masjid dan politik
5.1 Bantuan
5.2 Konflik sosial
5.3 Pengaruh Saudi
6 Arsitektur
6.1 Bentuk
6.2 Menara
6.3 Kubah
6.4 Tempat ibadah
6.5 Tempat bersuci
6.6 Fasilitas lain
7 Aturan dan etika
7.1 Imam
7.2 Kebersihan
7.3 Pakaian
7.4 Konsentrasi
7.5 Pemisahan gender
7.6 Non-muslim di masjid
8 Referensi
9 Lihat pula
10 Pranala luar
//

[sunting] Etimologi
Masjid berarti tempat beribadah. Akar kata dari masjid adalah sajada dimana sajada berarti sujud atau tunduk. Kata masjid sendiri berakar dari bahasa Aram. Kata masgid (m-s-g-d) ditemukan dalam sebuah inskripsi dari abad ke 5 Sebelum Masehi. Kata masgid (m-s-g-d) ini berarti "tiang suci" atau "tempat sembahan".[1]
Kata masjid dalam bahasa Inggris disebut mosque. Kata mosque ini berasal dari kata mezquita[1] dalam bahasa Spanyol. Sebelum itu, masjid juga disebut "Moseak", "muskey" , "moscey" , dan "mos'key". Diduga kata-kata ini mengandung nada yang melecehkan.[rujukan?]. Contohnya pada kata mezquita yang diduga berasal dari kata mosquito. Tapi, kata mosque kemudian menjadi populer dan dipakai dalam bahasa Inggris secara luas[2].

[sunting] Sejarah
Menara-menara, serta kubah masjid yang besar, seakan menjadi saksi betapa jayanya Islam pada kurun abad pertengahan. Masjid telah melalui serangkaian tahun-tahun terpanjang di sejarah hingga sekarang. Mulai dari Perang Salib sampai Perang Teluk. Selama lebih dari 1000 tahun pula, arsitektur Masjid perlahan-lahan mulai menyesuaikan bangunan masjid dengan arsitektur modern.

[sunting] Masjid pertama
Ketika Nabi Muhammad saw tiba di Madinah, beliau memutuskan untuk membangun sebuah masjid, yang sekarang dikenal dengan nama Masjid Nabawi, yang berarti Masjid Nabi. Masjid Nabawi terletak di pusat Madinah. Masjid Nabawi dibangun di sebuah lapangan yang luas. Di Masjid Nabawi, juga terdapat mimbar yang sering dipakai oleh Nabi Muhammad saw[1]. Masjid Nabawi menjadi jantung kota Madinah saat itu. Masjid ini digunakan untuk kegiatan politik, perencanaan kota, menentukan strategi militer, dan untuk mengadakan perjanjian. Bahkan, di area sekitar masjid digunakan sebagai tempat tinggal sementara oleh orang-orang fakir miskin.
Saat ini, Masjidil Haram, Masjid Nabawi dan Masjid al-Aqsa adalah tiga masjid tersuci di dunia.[3]

[sunting] Penyebaran masjid
Masjid kemudian dibangun di daerah luar Semenanjung Arab, seiring dengan kaum Muslim yang bermukim di luar Jazirah Arab. Mesir menjadi daerah pertama yang dikuasai oleh kaum Muslim Arab pada tahun 640. Sejak saat itu, Ibukota Mesir, Kairo dipenuhi dengan masjid. Maka dari itu, Kairo dijuluki sebagai kota seribu menara.[4]Beberapa masjid di Kairo berfungsi sebagai sekolah Islam atau madrasah bahkan sebagai rumah sakit.[5]Masjid di Sisilia dan Spanyol tidak menirukan desain arsitektur Visigoth, tetapi menirukan arsitektur bangsa Moor.[6]Para ilmuwan kemudian memperkirakan bahwa bentuk bangunan pra-Islam kemudian diubah menjadi bentuk arsitektur Islam ala Andalus dan Magribi, seperti contoh lengkung tapal kuda di pintu-pintu masjid.[7]

Menara Masjid Raya Xi'an di Xi'an, Cina
Masjid pertama di Cina berdiri pada abad ke 8 Masehi di Xi'an. Masjid Raya Xi'an, yang terakhir kali di rekonstruksi pada abad ke 18 Masehi, mengikuti arsitektur Cina. Masjid di bagian barat Cina seperti di daerah Xinjiang, mengikuti arsitektur Arab, dimana di masjid terdapat kubah dan menara. Sedangkan, di timur Cina, seperti di daerah Beijing, mengandung arsitektur Cina.[8]
Masjid mulai masuk di daerah India pada abad ke 16 semasa kerajaan Mugal berkuasa. Masjid di India mempunyai karakteristik arsitektur masjid yang lain, seperti kubah yang berbentuk seperti bawang. Kubah jenis ini dapat dilihat di Masjid Jama, Delhi.

Masjid Raya Paris
Masjid pertama kali didirikan di Kesultanan Utsmaniyah pada abad ke 11 Masehi, dimana pada saat itu orang-orang Turki mulai masuk agama Islam. Beberapa masjid awal di Turki adalah Aya Sofya, dimana pada zaman Bizantium, bangunan Aya Sofya merupakan sebuah katedral. Kesultanan Utsmaniyah memiliki karakteristik arsitektur masjid yang unik, terdiri dari kubah yang besar, menara dan bagian luar gedung yang lapang. Masjid di Kesultanan Usmaniyah biasanya mengkolaborasikan tiang-tiang yang tinggi, jalur-jalur kecil di antara shaf-shaf, dan langit-langit yang tinggi, juga dengan menggabungkan mihrab dalam satu masjid.[9] Sampai saat ini, Turki merupakan rumah dari masjid yang berciri khas arsitektur Utsmaniyah.
Secara bertahap, masjid masuk ke beberapa bagian di Eropa. Perkembangan jumlah masjid secara pesat mulai terlihat seabad yang lalu, ketika banyak imigran Muslim yang masuk ke Eropa. Kota-kota besar di Eropa, seperti Munich, London dan Paris memilki masjid yang besar dengan kubah dan menara. Masjid ini biasanya terletak di daerah urban sebagai pusat komunitas dan kegiatan sosial untuk para muslim di daerah tersebut. Walaupun begitu, seseorang dapat menemukan sebuah masjid di Eropa apabila di sekitar daerah tersebut ditinggali oleh kaum Muslim dalam jumlah yang cukup banyak.[10] Masjid pertama kali muncul di Amerika Serikat pada awal abad ke 20. Masjid yang pertama didirikan di Amerika Serikat adalah di daerah Cedar Rapids, Iowa yang dibangun pada kurun akhir 1920an. Bagaimanapun, semakin banyak imigran Muslim yang datang ke Amerika Serikat, terutama dari Asia Selatan, jumlah masjid di Amerika Serikat bertambah secara drastis. Dimana jumlah masjid pada waktu 1950 sekitar 2% dari jumlah masjid di Amerika Serikat, pada tahun 1980, 50% jumlah masjid di Amerika Serikat didirikan.[11]

[sunting] Perubahan tempat ibadah menjadi masjid

Masjid Umayyah di Damaskus, Suriah, dahulu merupakan gereja Bizantium

Masjid Ayasofya, dahulu merupakan gereja
Menurut sejarawan Muslim, sebuah kota yang ditaklukkan tanpa perlawanan dari penduduknya, maka pasukan Muslim memperbolehkan penduduk untuk tetap mempergunakan gereja dan sinagog mereka. Tapi, ada beberapa gereja dan sinagog yang beralih fungsi menjadi sebuah masjid dengan persetujuan dari tokoh agama setempat. Misal pada perubahan fungsi Masjid Umayyah, dimana khalifah Bani Umayyah, Abdul Malik mengambil gereja Santo Yohannes pada tahun 705 dari Umat Kristiani. Kesultanan Utsmaniyah juga melakukan alih fungsi terhadap beberapa gereja, biara dan kapel di Istanbul, termasuk gereja terbesar Ayasofya yang dirubah menjadi masjid, setelah kejatuhan kota Konstantinopel pada tahun 1453 oleh Muhammad al-Fatih. Beberapa masjid lainnya juga didirikan di daerah suci milik Yahudi dan Kristen, seperti di Yerusalem.[1] Penguasa Muslim di India juga membangun masjid hanya untuk memenuhi tugas mereka di bidang agama.
Sebaliknya, masjid juga dialih fungsikan menjadi tempat ibadah yang lain, seperti gereja. Hal ini dilakukan oleh umat Kristiani di Spanyol yang merubah fungsi masjid di selatan Spanyol menjadi katedral, mengikuti keruntuhan kekuasaan Bani Umayyah di selatan Spanyol.[12]Masjid Agung Kordoba sekarang dialih fungsikan menjadi sebuah gereja. Beberapa masjid di kawasan Semenanjung Iberia, Eropa Selatan dan India juga dialih fungsikan menjadi gereja atau pura setelah kekuasaan Islam tidak berkuasa lagi.

[sunting] Fungsi keagamaan

[sunting] Ibadah
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Shalat
Semua muslim yang telah baligh atau dewasa harus menunaikan shalat lima kali sehari. Walaupun beberapa masjid hanya dibuka pada hari Jum'at, tapi masjid yang lainnya menjadi tempat shalat sehari-hari. Pada hari Jum'at, semua muslim laki-laki yang telah dewasa diharuskan pergi ke masjid untuk menunaikan shalat ke masjid, berdasarkan al-Jum'ah ayat 9:
يا يها الذين امنوا اذا نودي لصلاة من يوم الجمعة فاسعوا الي ذكر الله
yang berarti bahwa orang beriman, ketika mendengarkan seruan untuk menunaikan shalat Jum'at agar bersegera ke masjid untuk mengingat Allah.[13]

Umat Muslim sedang melakukan shalat di Masjid Umayyah
Shalat jenazah, biasanya juga diadakan di masjid. Shalat jenazah dilakukan untuk muslim yang telah meninggal, dengan dipimpin seorang imam. Shalat jenazah dilakukan di area sektar masjid.[14] Ketika gerhana matahari muncul, kaum Muslimin juga mengadakan shalat khusuf untuk mengingat kebesaran Allah.[15] Pada dua hari raya atau 'idain,yaitu Idul Fitri dan Idul Adha umat Muslim juga melakukan shalat. Biasanya, beberapa masjid kecil di daerah Eropa atau Amerika akan menyewa sebuah gedung pertemuan untuk menyelenggarakan shalat 'Id.[16] Di Indonesia, Shalat 'Id biasa dilakukan di lapangan terbuka yang bersih dan masjid sekitar.

[sunting] Kegiatan bulan Ramadhan
Masjid, pada bulan Ramadhan, mengakomodasi umat Muslim untuk beribadah pada bulan Ramadan. Biasanya, masjid akan sangat ramai di minggu pertama Ramadhan. Pada bulan Ramadhan, masjid-masjid biasanya menyelenggarakan acara pengajian yang amat diminati oleh masyarakat. Tradisi lainnya adalah menyediakan iftar, atau makanan buka puasa. Ada beberapa masjid yang juga menyediakan makanan untuk sahur. Masjid-masjid biasanya mengundang kaum fakir miskin untuk datang menikmati sahur atau iftar di masjid. Hal ini dilakukan sebagai amal shaleh pada bulan Ramadhan.[17]
Pada malam hari setelah shalat Isya digelar, umat Muslim disunahkan untuk melaksanakankan shalat Tarawih berjamaah di masjid. Setelah shalat Tarawih, ada beberapa orang yang akan membacakan Al-Qur'an.[13] Pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan, masjid-masjid besar akan menyelenggarakan I'tikaf, yaitu sunnah Nabi Muhammad saw. untuk berdiam diri di Masjid ( mengkhususkan hari-hari terakhir ramadhan guna meningkatkan amal ibadah ) dan memperbanyak mengingat Allah swt. [13]

[sunting] Amal
Rukun ketiga dalam Rukun Islam adalah zakat. Setiap muslim yang mampu wajib menzakati hartanya sebanyak seperlima dari jumlah hartanya. Masjid, sebagai pusat dari komunitas umat Islam, menjadi tempat penyaluran zakat bagi yatim piatu dan fakir miskin. Pada saat Idul Fitri, masjid menjadi tempat penyaluran zakat fitrah dan membentuk panitia amil zakat.

[sunting] Fungsi sosial

[sunting] Pusat kegiatan masyarakat
Banyak pemimpin Muslim setelah wafatnya Nabi Muhammad saw, berlomba-lomba untuk membangun masjid. Seperti kota Mekkah dan Madinah yang berdiri di sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, kota Karbala juga dibangun di dekat makam Imam Husein. Kota Isfahan, Iran dikenal dengan Masjid Imam-nya yang menjadi pusat kegiatan masyarakat. Pada akhir abad ke-17, Syah Abbas I dari dinasti Safawi di Iran merubah kota Isfahan menjadi salah satu kota terbagus di dunia dengan membangun Masjid Syah dan Masjid Syaikh Lutfallah di pusat kota. Ini menjadikan kota Isfahan memiliki lapangan pusat kota yang terbesar di dunia. Lapangan ini berfungsi sebagai pasar bahkan tempat olahraga.[18]
Masjid di daerah Amerika Serikat dibangun dengan sangat sering. Masjid biasa digunakan sebagai tempat perkumpulan umat Islam. Biasanya perkembangan jumlah masjid di daerah pinggiran kota, lebih besar dibanding di daerah kota. Masjid dibangun agak jauh dari pusat kota.[19]

[sunting] Pendidikan

Madrasah Ulugh Beg, yang termasuk dalam kompleks masjid di Samarkand, Uzbekistan
Fungsi utama masjid yang lainnya adalah sebagai tempat pendidikan. Beberapa masjid, terutama masjid yang didanai oleh pemerintah, biasanya menyediakan tempat belajar baik ilmu keislaman maupun ilmu umum. Sekolah ini memiliki tingkatan dari dasar sampai menengah, walaupun ada beberapa sekolah yang menyediakan tingkat tinggi. Beberapa masjid biasanya menyediakan pendidikan paruh waktu, biasanya setelah subuh, maupun pada sore hari. Pendidikan di masjid ditujukan untuk segala usia, dan mencakup seluruh pelajaran, mulai dari keislaman sampai sains. Selain itu, tujuan adanya pendidikan di masjid adalah untuk mendekatkan generasi muda kepada masjid. Pelajaran membaca Qur'an dan bahasa Arab sering sekali dijadikan pelajaran di beberapa negara berpenduduk Muslim di daerah luar Arab, termasuk Indonesia. Kelas-kelas untuk mualaf, atau orang yang baru masuk Islam juga disediakan di masjid-masjid di Eropa dan Amerika Serikat, dimana perkembangan agama Islam melaju dengan sangat pesat.[20] Beberapa masjid juga menyediakan pengajaran tentang hukum Islam secara mendalam. Madrasah, walaupun letaknya agak berpisah dari masjid, tapi tersedia bagi umat Islam untuk mempelajari ilmu keislaman.

[sunting] Kegiatan dan pengumpulan dana
Masjid juga menjadi tempat kegiatan untuk mengumpulkan dana. Masjid juga sering mengadakan bazar, dimana umat Islam dapat membeli alat-alat ibadah maupun buku-buku Islam. Masjid juga menjadi tempat untuk akad nikah, seperti tempat ibadah agama lainnya.
Masjid tanah liat di Djenné, Mali, secara tahunan mengadakan festival untuk merekonstruksi dan membenah ulang masjid.

[sunting] Masjid dan politik
Di penghujung abad ke-20, peranan masjid sebagai tempat berpolitik mulai meningkat. Saat ini, partisipasi kepada masyarakat mulai menjadi agenda utama masjid-masjid di daerah Barat. Karena melihat masyarakat sekitar adalah penting, masjid-masjid digunakan sebagai tempat dialog dan diskusi damai antara umat Islam dengan non-Muslim.

[sunting] Bantuan
Negara yang dimana jumlah penduduk Muslimnya sangat sedikit, biasanya turut membantu dalam hal-hal masyarakat, seperti misalnya memberikan fasilitas pendaftaran pemilih untuk kepentingan pemilu.[21] Pendaftaran pemilih ini melibatkan masyarakat Islam yang tinggal di sekitar Masjid. Beberapa masjid juga sering berpartisipasi dalam demonstrasi, penandatanganan petisi, dan kegiatan politik lainnya.[21]
Selain itu, peran masjid dalam dunia politik terlihat di bagian lain di dunia.[22] Contohnya, pada kasus pemboman Masjid al-Askari di Irak. pada bulan Februari 2006 Imam-imam dan khatib di Masjid al-Askari menggunakan masjid sebagai tempat untuk menyeru pada kedamaian ditengah kerusuhan di Irak.[23]

[sunting] Konflik sosial
Masjid terkadang menjadi sasaran kemarahan umat non-Muslim. Kadangkala kasus persengketan terjadi di beberapa daerah dimana umat Islam menjadi minoritas di daerah tersebut.
Sebagai contoh kongkrit adalah kasus di Masjid Babri. Masjid Babri yang terletak di Mumbai, India menjadi masalah sengketa lahan antara masyarakat penganut Hindu dan masyarakat Muslim. Hal ini dikarenakan Masjid Babri berdiri di daerah keramat Mandir.[24] Sebelum sebuah kesepakatan dibuat, masyarakat dan aktivis Hindu berjumlah 75000 massa menghancurkan bangunan Masjid Babri pada 6 Desember 1992.
Selain itu, masjid juga sering menjadi tempat pengejekan dan penyerbuan terhadap umat Muslim setelah terjadinya peristiwa 11 September.[25] Lebih dari itu, Liga Yahudi diketahui berencana mengebom King Fahd Mosque di Culver City, California.[26] Masjid Hassan Bek di Palestina menjadi objek penyerbuan kaum Yahudi Israel kepada Muslim Arab.[27][28][29]

[sunting] Pengaruh Saudi
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Wahabi
Walaupun Arab Saudi telah berperan dalam membangun masjid sejak awal abad ke-20, tetapi pada pertengahan abad ke-20, Arab Saudi menjadi negara yang paling banyak mendukung atau mendonasikan pembangunan masjid di seluruh dunia.[30] Pada awal 1980-an, pemerintah Arab Saudi, dibawah kepemimpinan Khaled dan Fahd mendonasikan biaya untuk pembangunan masjid di beberapa bagian di dunia. Dana sebesar 45 miliar dolar telah dihabiskan untuk membangun masjid di seluruh dunia. Koran Ainul Yaqin di Saudi Arabia mencatat bahwa pemerintah Arab Saudi telah membangun setidaknya 1500 masjid dan lebih dari 2000 pusat Islam di seluruh dunia.[31] Di Amerika Serikat dan Italia, masjid dan pusat pendidikan Islam telah berdiri di California dan Roma. Proyek tersebut adalah investasi terbesar bagi pemerintah Arab Saudi.[30][32]

[sunting] Arsitektur

[sunting] Bentuk
Bentuk masjid telah diubah di beberapa bagian negara Islam di dunia. Gaya masjid terkenal yang sering dipakai adalah bentuk masjid Abbasi, bentuk T, dan bentuk kubah pusat di Anatolia. Negara-negara yang kaya akan minyak biasanya membangun masjid yang megah dengan biaya yang besar dan pembangunannya dipimpin oleh arsitek non-Muslim yang dibantu oleh arsitek Muslim.

Masjid di Kobe, Jepang
Arab-plan atau hypostyle adalah bentuk-bentuk awal masjid yang sering dipakai dan dipelopori oleh Bani Umayyah. Masjid ini berbentuk persegi ataupun persegi panjang yang dibangun pada sebuah dataran dengan halaman yang tertutup dan tempat ibadah di dalam. Halaman di masjid sering digunakan untuk menampung jamaah pada hari Jum'at. Beberapa masjid berbentuk hypostyle ayau masjid yang berukuran besar, biasanya mempunyai atap datar diatasnya, dan digunakan untuk penopang tiang-tiang.[1] Contoh masjid yang menggunakan bentuk hypostyle adalah Masjid Kordoba, di Kordoba, yang dibangun dengan 850 tiang.[33] Beberapa masjid bergaya hypostyle memiliki atap melengkung yang memberikan keteduhan bagi jamaah di masjid. Masjid bergaya arab-plan mulai dibangun pada masa Abbasiyah dan Umayyah, tapi masjid bergaya arab-plan tidak terlalu disenangi.
Kesultanan Utsmaniyah kemudian memperkenalkan bentuk masjid dengan kubah di tengah pada abad ke-15 dan memiliki kubah yang besar, dimana kubah ini melingkupi sebagian besar area shalat. Beberapa kubah kecil juga ditambahkan di area luar tempat ibadah.[34] Gaya ini sangat dipengaruhi oleh bangunan-bangunan dari Bizantium yang menggunakan kubah besar.[1]
Masjid gaya Iwan juga dikenal dengan bagian masjid yang dikubah. Gaya ini diambil dari arsitektur Iran pra-Islam.

[sunting] Menara

Masjid Hassan II di Casablanca, mempunyai menara masjid tertinggi di dunia
Bentuk umum dari sebuah masjid adalah keberadaan menara. Menara di masjid biasanya tinggi dan berada di bagian pojok dari kompleks masjid. Menara masjid tertinggi di dunia berada di Masjid Hassan II, Casablanca, Maroko.[35]
Masjid-masjid pada zaman Nabi Muhammad tidak memiliki menara, dan hal ini mulai diterapkan oleh pengikut ajaran Wahabiyyah, yang melarang pembangunan menara dan menganggap menara tidak penting dalam kompleks masjid. Menara pertama kali dibangun di Basra pada tahun 665 sewaktu pemerintahan khalifah Bani Umayyah, Muawiyah I. Muawiyah mendukung pembangunan menara masjid untuk menyaingi menara-menara lonceng di gereja. Menara bertujuan sebagai tempat muazin mengumandangkan azan.[36]

[sunting] Kubah

Masjid dengan kubah yang besar di Pusat Islam Wina
Kubah juga merupakan salah satu ciri khas dari sebuah masjid. Seiring waktu, kubah diperluas menjadi sama luas dengan tempat ibadah di bawahnya. Walaupun kebanyakan kubah memakai bentuk setengah bulat, masjid-masjid di daerah India dan Pakistan memakai kubah berbentuk bawang.[37]

[sunting] Tempat ibadah
Tempat ibadah atau ruang shalat, tidak diberikan meja, atau kursi, sehingga memungkinkan para jamaah untuk mengisi shaf atau barisan-barisan yang ada di dalam ruang shalat. Bagian ruang shalat biasanya diberi kaligrafi dari potongan ayat Al-Qur'an untuk memperlihatkan keindahan agama Islam serta Al-Qur'an. Ruang shalat mengarah ke arah Ka'bah, sebagai kiblat umat Islam.[38] Di masjid juga terdapat mihrab dan mimbar. Mihrab adalah tempat imam memimpin shalat, sedangkan mimbar adalah tempat khatib menyampaikan khutbah.[39]

[sunting] Tempat bersuci
Dalam komplek masjid, di dekat ruang shalat, tersedia ruang untuk menyucikan diri, atau biasa disebut tempat wudhu. Di beberapa masjid kecil, kamar mandi digunakan sebagai tempat untuk berwudhu. Sedangkan di masjid tradisional, tempat wudhu biasanya sedikit terpisah dari bangunan masjid.[33]

[sunting] Fasilitas lain
Masjid modern sebagai pusat kegiatan umat Islam, juga menyediakan fasilitas seperti klinik, perpustakaan, dan tempat berolahraga.

[sunting] Aturan dan etika
Masjid sebagai tempat beribadah kaum muslim, merupakan tempat suci. Oleh karena itu, ada peraturan dan etika yang harus dipenuhi ketika berada di masjid.

[sunting] Imam
Pemilihan imam sebagai pemimpin shalat sangat dianjurkan, meskipun bukan sebuah kewajiban.[40] Seorang imam haruslah seorang muslim yang jujur, baik dan paham akan agama Islam.[40] Sebuah masjid yang dibangun dan dirawat oleh pemerintah, akan dipimpin oleh Imam yang ditunjuk oleh pemerintah.[40] Masjid yang tidak dikelola pemerintah, akan memilih imam dengan sistem pemilihan dengan suara terbanyak. Menurut Mazhab Hanafi, orang yang membangun masjid layak disebut sebagai imam, walaupun konsep ini tidak diajarkan ke mazhab lainnya.[40]
Kepemimpinan shalat dibagi dalam tiga jenis, yakni imam untuk shalat lima waktu, imam shalat Jum'at dan imam shalat lainnya (seperti shalat khusuf atau jenazah). Semua ulama Islam berpendapat bahwa jamaah laki-laki hanya dapat dipimpin oleh seorang imam laki-laki. Bila semua jamaah adalah perempuan, maka baik laki-laki maupun perempuan dapat menjadi imam, asalkan perempuan tidak menjadi imam bagi jamaah laki-laki.[40]

[sunting] Kebersihan
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Wudhu
Masjid merupakan tempat yang suci,maka jamaah yang datang ke masjid harus dalam keadaan yang suci pula. Sebelum masuk masjid, jamaah harus berwudhu di tempat wudhu yang telah disediakan. Selain itu, jamaah tidak boleh masuk ke masjid dengan menggunakan sepatu atau sandal yang tidak bersih. Jamaah sebisa mungkin harus dalam keadaan rapi, bersih dan tidak dalam keadaan junub. Seorang jamaah dianjurkan untuk bersiwak sebelum masuk ke masjid, untuk menghindari bau mulut.[41]

[sunting] Pakaian
Agama Islam menganjurkan untuk berpakaian rapi, sopan, dan bersih dalam beribadah. Jamaah laki-laki dianjurkan memakai baju yang longgar dan bersih. Jamaah perempuan diharuskan memakai jubah yang longgar atau memakai hijab. Baik jamaah laki-laki maupun perempuan tidak boleh memakai pakaian yang memperlihatkan aurat. Kebanyakan umat Islam memakai baju khas Timur Tengah seperti jubah atau hijab.[13]

[sunting] Konsentrasi
Masjid sebagai tempat untuk beribadah tidak boleh diganggu ketenangannya. Pembicaraan dengan suara yang keras disekitar masjid yang dapat mengganggu jamaah di masjid dilarang. Selain itu, orang tidak boleh berjalan di depan jamaah yang sedang sholat.[42] Para jamaah juga dianjurkan untuk memakai pakaian yang tidak bertulisan maupun berwarna supaya menjaga kekhusyuan shalat.

[sunting] Pemisahan gender

Masjid Hulhumale di Republik Maladewa
Pemisahan antara lelaki dan perempuan di masjid sangat penting, agar tidak menimbulkan syahwat. Posisi jamaah wanita di masjid adalah dibelakang jamaah pria. Nabi Muhammad saw dalam hadisnya: "Tempat ibadah terbaik bagi perempuan adalah di rumah". Bahkan khalifah Umar bin Khattab melarang wanita untuk shalat di masjid.[43] Pada beberapa masjid di Asia Tenggara dan Asia Selatan, jamaah perempuan dipisahkan dengan sebuah hijab atau dibedakan lantainya. Sedangkan di Masjidil Haram, jamaah perempuan dan anak-anak diberi tempat khusus untuk beribadah.[44]

[sunting] Non-muslim di masjid

Masjid Schwetzingen di Jerman
Berdasarkan pendapat kebanyakan ulama, penganut selain Islam diperbolehkan untuk masuk ke masjid, selama mereka tidak makan atau tidur didalamnya. Tapi, Mazhab Maliki memiliki pendapat lain yang melarang penganut selain Islam untuk masuk ke masjid dalam keadaan apapun.[40]
Menurut Imam Hambali, penganut agama samawi, seperti Kristen maupun Yahudi masih diperbolehkan untuk masuk ke Masjidil Haram. Tapi, khalifah Bani Umayyah, Umar II melarang non-muslim untuk masuk ke daerah Masjidil Haram dan kemudian berlaku diseluruh penjuru Arab. Masjid-masjid di Maroko yang menganut Mazhab Maliki melarang non-muslim untuk masuk ke masjid.[45] Di Amerika Serikat, non-muslim diperbolehkan untuk masuk, sebagai sarana untuk pembelajaran Islam.[46][47]
Saat ini, di Saudi Arabia, kota Makkah dan Madinah hanya diperbolehkan untuk kaum Muslim saja. Sedangkan bagi non-muslim, diarahkan ke kota Jeddah.[48]

[sunting] Referensi
^ a b c d e f Hillenbrand, R "Masdjid. I. In the central Islamic lands". Encyclopaedia of Islam Online. Ed. P.J. Bearman, Th. Bianquis, C.E. Bosworth, E. van Donzel and W.P. Heinrichs. Brill Academic Publishers. Templat:ISSN.
^ [1]
^ The Ottoman: Origins. Washington State University. URL diakses pada 2006-04-15
^ [travel.independent.co.uk/africa/article253491.ece Cairo, Egypt]. The Independent. URL diakses pada 2007-09-22
^ Budge, E.A. Wallis (2001-06-13). Budge's Egypt: A Classic 19th-Century Travel Guide. Courier Dover Publications, 123–128. ISBN 0-486-41721-2.
^ Theoretical Issues of Islamic Architecture. Foundation for Science Technology and Civilisation. URL diakses pada 2006-04-07
^ Architecture in Christian Spain. Stanford University. URL diakses pada 2007-09-10
^ Cowen, Jill S., "Muslims in China: The Mosque", Saudi Aramco World, July/August 1985, pp. 30–35. Diakses pada 2006-04-08.
^ Mosques. Charlotte Country Day School. URL diakses pada 2006-04-07
^ Lawton, John, "Muslims in Europe: The Mosque", January/February 1979, pp. 9–14. Diakses pada 2006-04-17.
^ (2001). "The Mosque in America: A National Portrait". Council on American-Islamic Relations. Retrieved on 2006-04-17.
^ Wagner, William [2004-05-27]. How Islam Plans to Change the World. Kregel Publications. ISBN 0-8254-3965-5. Diakses pada 22 Juni 2006. “When the Moors were driven out of Spain in 1492, most of the mosques were converted into churches”
^ a b c d Maqsood, Ruqaiyyah Waris (2003-04-22). Teach Yourself Islam, 2nd edition, Chicago: McGraw-Hill, 57–8, 72–5, 112–120. ISBN 0-07-141963-2.
^ Fiqh-us-Sunnah, Volume 4: Funeral Prayers (Salatul Janazah). Compendium of Muslim Texts. University of Southern California. URL diakses pada 2006-04-16
^ Eclipses. Compendium of Muslim Texts. University of Southern California. URL diakses pada 2006-04-16
^ 'Id Prayers (Salatul 'Idain). Compendium of Muslim Texts. University of Southern California. URL diakses pada 2006-04-08
^ Charity. Compendium of Muslim Texts. University of Southern California. URL diakses pada 2006-04-17
^ Madanipour, Ali (2003-05-09). Public and Private Spaces of the City. Routledge, 207. ISBN 0-415-25629-1.
^ Abdo, Geneive (September 2005). "Islam in America: Separate but Unequal". The Washington Quarterly 28 (4): 7-17. URL diakses pada 2006-04-07.
^ Wheeler, Brannon M. (2002-08-01). "Preface", Teaching Islam. Oxford University Press US, v. ISBN 0-19-515225-5. “and [Islam] remains the fastest growing religion both in the United States and worldwide”
^ a b Jamal, Amany The Role of Mosques in the Civic and Political Incorporation of Muslim American. Teachers' College – Columbia University. URL diakses pada 2006-04-22
^ Swanbrow, Diane Study: Islam devotion not linked to terror. The University Record Online. URL diakses pada 2007-02-24
^ "Friday prayer plea for Iraq calm", BBC, 2006-02-24. Diakses pada 2006-04-23.
^ Romey, Kristen M., "Flashpoint Ayodhya", Archaeology, July/August 2004.
^ [2]
^ "JDL Chairman, Follower Accused of Plotting to Bomb Mosque, Congressman", Associated Press via FOX News, 2001-12-13. Diakses pada 2006-04-23.
^ "Arafat orders immediate ceasefire", BBC, 2001-06-03. Diakses pada 2006-04-23.
^ Harris, John, "Paranoia, poverty and wild rumours - a journey through BNP country", 'The Guardian', 2006-04-22. Diakses pada 2006-05-28.
^ Carlile, Jennifer, "Italians fear mosque plans", MSNBC. Diakses pada 2006-05-28.
^ a b Ottoway, David B., "U.S. Eyes Money Trails of Saudi-Backed Charities", The Washington Post, 2004-08-19, p. A1. Diakses pada 2007-02-24.
^ Kaplan, David E. The Saudi Connection. U.S. News and World Report. URL diakses pada 2006-04-17
^ Islamic Center in Rome, Italy. King Fahd bin Abdul Aziz. URL diakses pada 2006-04-17
^ a b Religious Architecture and Islamic Cultures. Massachusetts Institute of Technology. URL diakses pada 2006-04-09
^ Vocabulary of Islamic Architecture. Massachusetts Institute of Technology. URL diakses pada 2006-04-09
^ Walters, Brian (2004-05-17). "The Prophet's People", Call to Prayer: My Travels in Spain, Portugal and Morocco. Virtualbookworm Publishing, 14. ISBN 1-58939-592-1. “Its 210-meter minaret is the tallest in the world”
^ Hillenbrand, R "Manara, Manar". Encyclopaedia of Islam Online. Ed. P.J. Bearman, Th. Bianquis, C.E. Bosworth, E. van Donzel and W.P. Heinrichs. Brill Academic Publishers. ISSN 1573-3912.
^ Asher, Catherine B. (1992-09-24). "Aurangzeb and the Islamization of the Mughal style", Architecture of Mughal India. Cambridge University Press, 256. ISBN 0-521-26728-5.
^ Bierman, Irene A. (1998-12-16). Writing Signs: Fatimid Public Text. University of California Press, 150. ISBN 0-520-20802-1.
^ Terms 1: Mosque. University of Tokyo Institute of Oriental Culture. URL diakses pada 2006-04-09
^ a b c d e f Abu al-Hasan Ali Ibn Muhammad Ibn Habib, Al-Mawardi (2000). The Ordinances of Government (Al-Ahkam al-Sultaniyya w’al-Wilayat al-Diniyya). Lebanon: Garnet Publishing, p. 184. ISBN 1-85964-140-7.
^ Chapter 16. The Description of the Prayer. SunniPath Library. SunniPath. URL diakses pada 2006-07-12
^ Connecting Cultures, Inc.. "Building Cultural Competency: Understanding Islam, Muslims, and Arab Culture" (Doc). Connecting Cultures, Inc.. Retrieved on 2006-07-12.
^ Doi, Abdur Rahman I. Women in Society. Compendium of Muslim Texts. University of Southern California. URL diakses pada 2006-04-15
^ Rezk, Rawya, "Muslim Women Seek More Equitable Role in Mosques", The Columbia Journalist, 2006-01-26. Diakses pada 2006-04-09.
^ Morocco travel. CNN. URL diakses pada 2006-09-22
^ Takim, Liyakatali (July 2004). "From Conversion to Conversation: Interfaith Dialogue in Post 9–11 America" (PDF). The Muslim World 94: 343–355. URL diakses pada 2006-06-16. Liyakatali Takim is a professor in the Department of Religious Studies at the University of Denver
^ "Laptop link-up: A day at the mosque", BBC, 2005-12-05. Diakses pada 2006-06-16.
^ Goring, Rosemary (1997-05-01). Dictionary of Beliefs & Religions. Wordsworth Editions. ISBN 1-85326-354-0.

[sunting] Lihat pula
Islam
Ibadah
Masjid Sultan Suriansyah
Masjid Jami Banjarmasin
Dewan Masjid Indonesia
Masjid Sholihin Surakarta
Masjid Mantingan, Jepara

[sunting] Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki galeri mengenai:
Masjid
(id) Dewan Masjid Indonesia
(id) Forum Silaturrahiim Masjid Perkantoran
(id) Masjid Desa Kailolo Pulau Haruku Maluku Tengah Indonesia
(en) Galeri foto
(en) Daftar masjid di AS
(en) The Mosque Review (Masjid
 

Blogger news

Affiliate Program ”Get Money from your Website”

Blogroll

About

picasion.com